Halaman

Powered By Blogger

Jumat, 11 Maret 2022

Pengalaman Isoman Ulah Covid di Bandung

 Siapa sih yang tidak mengenal kota Bandung? Dengan suhunya yang dingin dan pesona kota dikelilingi gunung. Jujur, Bandung itu sangat menarik. Saya yang dari Kota Batam kemudian hijrah ke Makassar dan tiba-tiba ke Bandung pasti memiliki penilaian yang berbeda. Suhunya yang dingin saat berada di dataran tinggi sama sekali tidak membutuhkan pendingin ruangan. Meski matahari terik menyinari namun suhunya tetap dingin bahkan air kamar mandi pun seolah tak mau kalah. 

Sebulan saya di sana bersama suami dan anak untuk mengurus pemberkasan dan berwisata ria. Tak disangka cobaan Allah datang 2 hari sebelum pulang dengan tiket yang sudah dipesan lengkap oleh-oleh. Takdir dari Allah, PCR anak saya positif dan antigen suami saya juga positif, berkah dari Allah saya negatif. Jadi, saya yang keluar untuk membeli makan dan minum juga kebutuhan mendesak lainnya. 

Sebelumnya, apartemen tempat kami tinggal sudah memberi kode untuk mengikuti protokol kesehatan dengan ketat dikarenakan Bandung menjadi penyumbang terbesar angka positif covid di Indonesia. Benar saja, itu bukan kode biasa yang memiliki arti bahwa ada yang positif nih di apartemen, jaga dirimu dengan baik yah. Karena ketika kami mengirim pesan pada resepsionis bahwa kami positif, mereka tidak melarang kami untuk keluar kamar bahkan membantu mengantarkan barang sekiranya ada pesan makanan dari luar. Tidak ada juga pemberitahuan mengenai kami agar waspada atau pindah untuk isolasi mandiri di tempat lain.

Alhasil, kami tetap pindah dan berharap mendapat suasana baru agar lekas pulang dengan status negatif. 2 hari sekali anak saya dites PCR manalah tahu anak saya hanya negatif palsu karena kami sudah sangat ingin pulang sesegera mungkin. Namun CT value anak saya masih di angka 30 setelah pemeriksaan kedua.

Dengan segala cara PCR berikutnya masih saja positif. Karena sudah 3 kali PCR dan uang yang dikeluarkan sudah tidak karuan nominalnya, saya memutuskan untuk menghitung CT valuenya berapa perhari bisa naik. Menurut google di web alodokter :

  • Nilai CT value <29 adalah reaksi positif kuat, artinya jumlah partikel virus yang terdeteksi kemungkinan cukup banyak
  • Nilai CT value 30–37 adalah reaksi positif, artinya jumlah partikel virus yang terdeteksi jumlahnya sedang
  • Nilai CT value 38–40 adalah reaksi positif lemah, artinya jumlah partikel virus yang terdeteksi jumlahnya sedikit
  • Nilai CT value >40 ke atas adalah negatif, artinya tidak ditemukan satu pun partikel virus yang terdeteksi dalam tubuh
PCR pertama anak saya 26, kemudian PCR kedua 30. Berarti 30 - 26 = 4 selama 2 hari dengan porsi makan, minum, dan olahraga yang sama. Untuk negatif saya butuh setidaknya 10 hari. Barakallah, alhamdulillah anak saya negatif. Sesuai saran alodokter agar makan dan minum yang banyak guna metabolisme naik 10-30%. Jadi, bangkai virus pun keluar dari tubuh. Karena menurut beberapa artikel yang saya baca, PCR belum bisa membedakan virus aktif dan yang sudah mati. Bangkai virus pun ikut terhitung jika metabolisme kita buruk. Maka dari itu, butuh pengeluaran berupa keringat, buang air kecil, dan besar.
Alhamdulillah nafsu makan anak saya bagus, jadi 3 jam sekali makan dengan porsi kecil. Air putih dari pukul 06.00 - 12.00 siang juga minimal 1 liter. Setiap pagi, wajib jalan pagi, lari-lari, dan meloncat karena masih 2 tahun. Nah, yang umurnya sudah dewasa bisa coba hit cardio atau semampunya. Karena kita butuh lebih banyak keringat.
Tips dari saya yang berstatus negatif dari awal tes hingga akhir (saya tes 3 kali). Alhamdulillah pasti semua ini dari Allah. Saya juga rajin minum jahe lemon madu. Siapa sih yang tidak tahu khasiat minuman sehat tersebut. Selain itu, jika saya merasa badan kurang fit biasa juga minum T_lak angin. Ini bukan promo yah. Saya tidak sedang menjual merek. Saya akui ini cocok dan bermanfaat untuk tubuh saya. Bahkan saat batuk kering yang menjadi ciri-ciri omicron itu juga minum t_lak angin. Kalau mau yang alami yah jahe lemon madu. Hampir lupa, kumur-kumur air garam juga kami lakoni selama isoman. Kami juga makan garam terlebih dahulu sebelum makan nasi. Sedikit saja menggunakan ujung jari taruh di langit-langit mulut atau lidah bagian dalam.
Semoga pengalaman kami bermanfaat.
Ingat! Hitung CT value bagi yang positif dan berkeinginan pulang sesegera mungkin agar tidak berulang kali PCR seperti kami (rugi dana).
Mending uangnya untuk nambah oleh-oleh karena oleh-olehnya jadi santapan semasa isoman wkwkkwk.
Kalau yang tidak berkeinginan ke luar kota, sudah ada aturan baru sih. 10 hari saja isoman untuk tanpa gejala sejak PCR positif dan tidak ada aturan wajib PCR. 14 hari bagi yang bergejala.

Jumat, 21 Agustus 2020

Resep Toppak Lada Mertuaku By Mahdalisa

 Pernah membayangkan mencoba resep mertua sendiri? Pertanyaan ini untuk para jomblo. Kamu yang sudah menikah, pantas mencoba. Yang jomblo, boleh mencoba ya tapi jangan kasi calon mertua kalau gagal.πŸ˜‚ Ini rasanya mirip rendang tanpa santan. 

Bumbu halus:

6 bawang merah
10 bawang putih
10 bh cabe merah
10 bh kemiri
4 buah serai
1 sdm lengkuas
1 sdm jahe
1 sdm jintan
1 sdm ketumbar
1 bh pala
1 sdm merica

Bumbu rendaman daging :
2 bulat gula aren
1 sdm bubuk kunyit
1 sdm garam
1 bunhkus asam jawa uk. sedang

Bahan lainnya :
1 kg daging
5 lmbr daun salam
10 lmbr daun jeruk
10 sdm kecap
1 bgks royco sapi uk. kecil
1 sdm malabar/bumbu kari

Cara memasak :
Rendam daging bersama gula aren yang sudah dipotong halus, bubuk kunyit, garam, dan asam jawa. Aduk sambil meremas daging hingga tercampur rata. Diamkan lebih kurang 15-30 menit.

Blender semua bumbu halus. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, dan malabar. Masukkan rendaman daging (pastikan semua biji asam jawa sudah dibuang). Masak hingga daging terasa lembut lalu masukkan kecap dan royco. Siap untuk disantap.

Puisi Kemerdekaan 2020 By Mahdalisa

Hadiah dari Jepang atau Bukan

Oleh Mahdalisa

***

Sang saka berkibar hari ini
Di negeri pertiwi yang penuh warna warni
Dengan ikrar :
NKRI harga mati
Merdeka
Merdeka
Ini janji kami padamu negeri

Padahal,
Ini sungguh tak diterima akal,
Kini,
Di negeri ini,
Apa arti merdeka untuk kami?
Kami dijajah oleh orang sendiri
Negeri kami setengah mati dan terus begini

Inikah perjuangan darah yang dielu-elukan?
Atau hadiah jepang seperti mereka katakan?

Tak bisakah sang penguasa memeluk kemerdekaan Menuntaskan kemiskinan
Menumpas kejahatan
Memberantas kemunafikan

Oh, ini hadiah jepang atau bukan?
Darah mereka bercucuran
Di medang perang mereka maju demi masa depan

Ini hadiah jepang atau bukan?
Darah mereka terus bercucuran

Resep Bolu Maizena Premium By Mahdalisa

 Siapa sih yang tidak mendambakan buat kue yang low karbo tapi rasanya tetap maksimal tanpa batas? Ayo dicoba saja dulu resep premium ini.

Bahan-bahan :

3 buah telur

1 sdm sp/pengemulsi
5 sdm brown sugar
3 sdm maizena
1 sdm coklat vanhoutten
1 sdm vanili

Cara membuat :
Masukkan telur, pengemulsi, dan brown sugar pada wadah mixer. Mix adonan hingga soft peak. Pastikan adonan tidak tumpah ketika wadahnya dibalik. Masukkan maizena, bubuk coklat, dan vanili. Aduk rata menggunakan spatula agar tidak merusak adonan. Kembang sempurna hanya terjadi melalui pembuatan yang penuh rencana dan ilmu yang matang. Panggang 150° lebih kurang 30 menit. Selamat mencoba!

Puisi Jomblo Oleh Mahdalisa Hai Mentari

 Mentari


***

Dalam jarak yang Tuhan berikan pada mentari dan tanah
Di sana tersirat cerita awan, pertemuan hujan, dan senja yang penuh rindu
Namun, apakah kau mengerti?

Mentari,
Betapa aku yang menantimu menabung rindu pada ribuan tetes hujan yang membasahi jasadku tanpa henti
Yah, aku hanyalah tanah yang dikisahkan bumi sebagai wadah untuk melihatmu dari jarak yang teramat panjang


Mentari adalah kata
Yang mewakili indahmu kala itu

Kala kau berlalu tanpa sapa
Dan aku tetap termangu menatap jejakmu yang semilir bak angin

Yah mungkin kau adalah mentari
Yang kulihat sedari kecil
Dan kuiyakan ketika bersama Tuhan

Namun, apakah itu wujudmu?
Di tengah doa yang kutulis dan kuucap dalam sujud

Sungguh, apakah itu kau?
Di balik lisan yang terlalu menunjuk risau
Dan hadirmu bak malam yang kan berganti siang
Terus begitu

Sungguh,
Kau adalah jiwa yang selalu indah di tepian mimpiku

Puisi Pandemi Covid-19 Mahdalisa

 LUKISAN

Oleh Mahdalisa

...


Lukisan hari ini dimulai dari titik demi titik

Kemudian berubah menjadi garis hingga membentuk bidang
Dan berakhir tanpa konsep imajinasi

Lukisan hari ini bak badai nelangsa
Yang kuasnya mengisahkan luka
Yang kanvasnya sudah tak berdaya
Dan cat warnanya pun telah basah oleh air mata

Citraannya begitu sempurna hingga mengundang ribuan kata
Sudut pandang resah kan berbicara
Sudut pandang gelisah jua kan bersua
Sudut pandang tak tentu arah pun akan tercipta

Tak apa
Ini tak akan lama
Semua akan bekerja sama
Mencipta goresan-goresan yang mampu menyuarakan rasa berbeda
Melalui jalan yang di lukis sang Kuasa

Lukisan hari ini bak badai air mata yang akan berganti
Dan tak akan kembali

Selasa, 30 Juni 2020

Japanese Cheese Cake Jiggly

♡ Japanese cheese cake ♡

Bahan - Bahan :

100 ml susu full cream UHT
150 gr cream cheese
30 gr Margarin
5 putih telur
3 kuning telur
1 sendok makan perasan lemon
40 gr tepung maizena
50 gr gula pasir

Cara membuat :

Siapkan wadah untuk memasak. Masukkan susu uht, margarin, dan cream cheese.
Lalu masak hingga larut dengan api kecil sambil diaduk aduk hingga tercampur rata.

Aduk kuning telur dan tepung maizena lalu tambahkan pada adonan yang dimasak tadi hingga tercampur rata. Setelah itu, saring untuk memastikan adonan tidak ada yang bergerindil.

Mixer putih telur hingga soft peak dan tambahkan perasan air lemon dan gula pasir secara bertahap sambil dimixer dengan kecepatan tinggi sampai putih telur berubah menjadi kaku dan berjejak.

Tambahkan putih telur tadi sedikit ke dalam adonan sebelumnya. Setelah tercampur rata, masukan adonan pada putih telur sambil diaduk perlahan lahan sampai tercampur rata.

Siapkan loyang yang sudah dilapisi dengan baking paper. Masukan adonan ke dalam loyang.
Lalu, ratakan adonan menggunakan sumpit dan hentakan beberapa kali agar udara yang mengendap di dalam adonan bisa keluar.

Siapkan panggangan yang sudah dipanasi sebelumnya, lalu panggang adonan dengan suhu 160°c selama 20 menit, kemudian turunkan suhu menjadi 120°c selama 40 menit dengan posisi pintu oven sedikit terbuka.

( TEKNIK PEMANGGANGAN AU BAIN MARIE)

Selamat mencoba di rumah πŸ‘¨‍🍳

Jumat, 05 Juni 2020

Inspirasi Cerpen

Apasih yang kau rasa?
Apakah sama dengan yang ku rasa?
Menahan rindu yang teramat menyesakkan dada
Berlari dari satu tempat ke tempat yang lain untuk melupakan duka
Namun aku juga bisa lelah
Kini aku berhenti pada pemberhentian yang aku tidak tahu benar atau salah
Entahlah
Mungkin dengan ini aku bisa belajar tentang banyak hal
Menangis
Tertawa
Pura-pura bahagia
Atau berusaha menghilangkan luka dengan jalan tanpa arah
Aku bisa apa?
Tiada orang yang mencintaiku
Aku berbeda
Karena aku terlahir dengan keluarga yang sempurna
Lalu, Allah mengambil kesempurnaan itu sekejap mata
Aku tidak menangis
Karena aku masih tidak percaya
Hah, mama meninggal?
Ga mungkin...
Mamaku masih sehat kok, wong dia berobat ke Malaysia bersama abah
Hah, aku benar-benar gila
Aku hampir tak waras hanya gegara kehilangan mama
Sholatku, sudah jelas berantakan
Ibadahku yang lain? Hanya Allah yang tahu
Kemudian, bagaimana aku kembali?
Sepupu kakek mengajakku tinggal di rumahnya dalam sebulan
Alhamdulillah aku kembali kepada Allah
Di rumahnya, tak banyak yang kuperbuat
Namun, setiap pulang sekolah disuruh sholat
Setiap maghrib juga disuruh jamaah
Lepas isya, disuruh ngaji atau gak yah belajar
Prestasiku masih sama, tidak ada yang berubah
Bahkan sepeninggal mama, aku malah lebih rajin belajar
Pulang sekolah, langsung makan dan ngerjain LKS
Dulu, pas mama masih ada, boro-boro belajar
Pasti pertama nyampe rumah, ganti baju terus main sampe sore
Ada PR baru belajar
Tidak ada PR yah main sampe maghrib
Tak terasa sore hari itu sangat melelahkan
Aku pulang dan langsung mencari mamaku
Ternyata abah membawanya ke rumah sakit
Dan alhasil karena mama ngedrop banget
Beliau disuruh rawat inap
Aku dan keluargaku gantian jaga mama
Hingga jumat pagi, sebelum mama pergi ke Malaysia
Ia berpesan sambil menggenggam tanganku
Jaga adikmu y ca
Jaga? Aku kan masih kecil
Bisa apa aku?
Ternyata 2 hari mama di Malaysia, mama meninggal, nenekku yang menjaga kami pun meninggal beberapa bulan kemudian
Hubungan abah dan keluarga mama pun tak sehangat dulu
Hingga abah memutuskan untuk bekerja ke luar daerah
Kadang abah ke Malaysia, Tanjungpinang, Batam
Yah suka-suka abah aja karena bosnya ada dimana-mana
Keahliannya terlalu trampil untuk membuat rumah dan berbagai jenis bangunan

Pie Susu Tanpa Telur Ukuran Sendok

Bahan kulit pie
25 sdm tepung terigu
5 sdm tepung maizena
1/2 sdm vanili
200 gram margarin
3 sdm gula halus
2 sdm bubuk susu 
2 sdm susu cair dingin

Bahan Vla
2 sdm tepung maizena
3 sdm gula halus
2 sdm bubuk susu
250 ml susu cair

Topping
Potongan tipis buah strawberry dan kiwi sesuai selera

Cara membuat :
Masukkan semua adonan kulit pie dalam wadah. Aduk sampai tercampur rata. Cetak adonan di wadah yang Anda inginkan dan tusuk dengan garpu bagian tengah cetakan agar tidak bergelumbung ketika dipanggang. Panggang dengan suhu 170° selama 30 menit hingga kecoklatan. Sisihkan hingga dingin. Lanjut memasak vla. Masukkan semua adonan vla. Aduk hingga adonan tercampur, kemudian saring. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak menggumpal dan hangus. Setelah meletup-letup, matikan kompor. Sisihkan hingga dingin. Saatnya menghias. Masukkan sedikit demi sedikit fla pada kulit pie dan hias bagian atasnya dengan irisan buah.Untuk hasil lebih maksimal dan mengilat, bisa tutup topping dengan larutan agar-agar bening.

Rabu, 03 Juni 2020

Japanese Cheese Cup Cake Ukuran Sendok

Bahan-bahan :
2 butir telur
1/2 bungkus keju oles prochiz
2 sdm margarin
6 sdm susu cair
1/2 sdm air jeruk nipis
2 sdm tepung terigu
2 sdm tepung maizena
5 sdm gula halus

Cara membuat :
Tim margarin, keju oles, dan susu cair. Setelah tercampur rata, sisihkan hingga hangat. Masukkan kuning telur, tepung terigu, tepung maizena ke dalam adonan keju dan aduk hingga tercampur rata. Siapkan wadah lain untuk mixer putih telur hingga berbusa sambil memasukkan air jeruk nipis dan gula halus selama lebih kurang 2 menit dengan kecepatan sedang. Campurkan adonan putir telur dan keju hingga rata. Masukkan adonan ke dalam cup kecil. Panggang dengan dua sesi, sesi pertama 150° selama 30 menit, sesi kedua 175° selama 30 menit. Pemanggangan dengan wadah yang terisi air dengan tinggi lebih kurang 1cm dari wadah cup cake.

Jumat, 22 Mei 2020

Resep Kue Kering Bola Putri Salju Ukuran Sendok

Bahan-bahan :
20 sdm margarin cake and cookies (200gr blueband/forvita)
5 sdm gula halus (50gr)
2 kuning telur
1/2 sdm vanili
1/2 sdm pengembang
1/2 sdm garam
7 sdm keju kraft parut (70gr)
25 sdm tepung terigu segitiga biru (250gr)
5 sdm tepung maizena (50gr)
3 sdm susu bubuk (30gr)

Topping : Gula halus secukupnya


Langkah-langkah :
Masukkan margarin, gula, garam, pengembang vanili, keju, dan telur. Campur dengan mixer kecepatan rendah selama 3 menit.Aduk menggunakan sendok sambil memasukkan susu bubuk, tepung maizena, dan tepung terigu sedikit demi sedikit. Aduk menggunakan tangan hingga bisa dibentuk bulat. Letakkan dalam pemanggang selama lebih kurang 20 menit dengan suhu 150°. Saat dikeluarkan langsung dibaluri gula halus agar menempel sempurna. Tata dengan indah di toples kesayangan Anda. Selamat mencoba.

Kamis, 21 Mei 2020

Resep Kue Kering Cookies Coklat Vanhouten Ukuran Sendok

Bahan-bahan :
200 gram margarin cake and cookies blueband (20 sdt)
10 sdm gula halus
2 bh kuning telur
25 sdm tepung terigu
5 sdm tepung maizena
3 sdm coklat bubuk vanhouten
3 sdm susu kental manis
1/2 sdm pengembang kue
1/2 sdm vanili
1/2 sdm garam
Chocochips untuk riasan secukupnya



Cara membuat :
Masukkan margarin, gula halus yang diayak, dan kuning telur dalam wadah. Campur semuanya dengan mixer kecepatan rendah lebih kurang 3 menit. Masukkan tepung terigu, vanili, pengembang kue, coklat bubuk, tepung maizena sedikit demi sedikit (semuanya diayak agar hasil maksimal). Aduk semuanya sambil memasukkan susu kental manis coklat hingga kalis artinya bisa dibulat-bulat untuk dicetak dengan ditekan menggunakan garpu. Sebaiknya menggunakan choco chips 4 bh di setiap potongan kue agar rasanya maksimal ketika dikunyah.
Langkah terakhir pemanggangan menggunakan oven listrik dengan suhu 150° dalam waktu lebih kurang 20 menit. Selamat mencoba. 



Jumat, 31 Mei 2019

Mentari yang Hilang (CERBUNG)

"Diiiiinnnnnnnnnnn, sini!" Teriakan Jabbar memecah suasana haru penerimaan surat kelulusan siang hari itu. Semua mata terbelalak mendengar teriakan menggelegar. Semua mata tertuju pada sumber suara yang dianggap sangat mengganggu suasana haru bercampur sedih itu.
Dinta berusaha bersembunyi di balik kerumunan teman-temannya berharap tidak dipermalukan oleh sahabatnya yang sangat cerewet itu. Sampai-sampai ia merendahkan badannya untuk segera kabur sebelum semua mata berbalik menatapnya.
Dinta berlari menuju toilet sambil membungkukkan badan sedang jabbar terus berteriak tak perduli dan tanpa malu menjadi perhatian di tengah lapangan yang sangat panas.
"Ya ampun, tuh anak psikopat banget," Dinta bercermin sambil merapikan bajunya di toilet wanita. Ia tidak sadar ternyata jabbar sudah berada tepat di belakangnya.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa," Dinta berteriak sangat keras. Untung saja Jabbar cepat-cepat menutup mulut Dinta. Sehingga ia tak harus dipukul masa karena dikira memperkosa anak orang yang tak jelas berteriak atas alasan apa.
" Gila loh ya, jangan teriak, entar gua dihamuk masa," terang jabbar sambil membuka mulut Dinta yang ditutupi dengan tangannya.
"Gila, asinnnn banget, lepas ngapain sih lo," balas Dinta sambil meludah di westafel dan langsung keluar toilet sambil berlari.
"Lepas makan asinan di warung bu Asih, " teriak jabbar sambil mengejar Dinta.
"Dinnnn, ada berita dari nyokap lo. Jangan lari terus, capek gue," lanjut Jabbar yang sudah ngos-ngosan berlari dengab badannya yang lebih besar dari lemari satu pintu.
Dinta tiba-tiba berhenti. "Ngapain, wanita itu nyari gue setelah ninggalin gue dari kecil."

Senin, 15 Oktober 2018

Cerpen si Rambut Lepek

Cerpen tentang "Rambut Lepek"

"Uy, menyong, ngapain lu? Muka kayak anak hilang. Galau bu?" Inilah yang selalu dikatakan Dian, sahabat jonesku yang tidak pernah mau pacaran dengan 1001 alasan kayak cerita rakyat yang ga abis-abis dia baca. Heran aku ama tuh anak. Ngejekin orang nomor satu, ga nyadar apa dirinya jones aja bangganya ampun.
"Gue lagi bingung, semalam dapat chat beginian." Aku menunjukkan chat dari seorang laki-laki yang cakep banget di mataku. Tapi, belum dikasi hpnya langsung aja direbut dengan paksa. Yah, dialah sahabat terbaikku selama kuliah. Apaboleh dikata, aku ga bisa marah sama dia. Kalau marah, aku ga punya teman, sahabat, sekaligus keluarga lagi entar di Pinang. Dia satu-satunya.
"Ya ampun, ca, ko diputusin?" Sambil teriak si kampret itu kaget tidak menentu.
"Ampun, dian, suaramu, demi eek lalat yang ada di dagumu, aku mohon diam dulu," aku berusaha menenangkan emosi dia yang sudah meledak-ledak.
"Kita datangin ca rumahnya, kita buat perhitungan, aku tak mau tau, gila aja dia mutusin ko seenak hatinya, emang dia siapa, ganteng doang dibanggain, ya ampun, emosi aku, emosiiiiiii," sambil jingkrak-jingkrak dian marah seperti dirasuki syeitan yang terkutuk. Aku hanya bisa diam, karena aku hanya bingung, untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku menyukai seseorang, dan kemudian, aku diputusin melalui chat. Crying tanpa batas di hati ini mah namanya.
Inilah pertama kalinya kalimat "Kita udahan aja, ya." Masuk dalam hatiku bagaikan bom hirosima yang menghancurkan Nagasaki. Hancur lebur, aku bisa apa. Ya sudahlah akhirnya aku jadi jones seperti sahabatku yang paling cantik dan pintar sejagad khatulistiwa itu.
Kami menjalani hari seperti biasa, kecuali malam minggu. Malam minggu, kami berdua akan melakukan ritual pengumpulan manusia jomblo untuk makan bersama di lantai 2 sambil ngerumpi ga jelas. Biasanya sih aku selalu absen untuk ritual yang ini. Tapi, berhubung status sudah berbeda yah aku harus makan bersama dengan mereka yang pada akhirnya akan mengganggu orang lewat dari lantai 2. Sungguh memalukan ritual yang satu ini, setelah memanggil orang lewat langsung sembunyi. Lebih tepatnya ini bukan ritual sih, ga ada kerjaan jadi gangguin orang. Memalukan, oh Tuhan.
Keesokan harinya, Alista pergi ke kampus seperti biasa. Sambil menunggu dian, ia akan sibuk dengan hpnya melihat video-video lucu untuk mengusir kesedihan yang baru saja ia alami. Tak berlangsung lama, dian pun dtg membawa sebuah payung kecil. "Gak hujan kayaknya, stres y km bawa payung kecil begitu. Punya ponaanmu y?" Tanya lista sambil menyindir dian yang datang sedikit lebih cepat dari biasanya.
" Aku nungguin seseorang yang harus aku marahin dan dihajar." Dengan muka santainya, ia mengatakan hal itu dengan senyum paling menawan. Dian memang memiliki emosi yang sedikit berbeda dari rata-rata. Muka tersenyum tapi hatinya penuh amarah. Tidak bisa diprediksi. Tapi, itulah dia, orang yang sangat menyayangi sahabatnya, Alista.
"Ya udahlah, cowo mana yg buat masalah lagi sama kamu? Lupa apa mereka, km kan jago berantem," sambut lista sambil tetap menonton video lucunya hingga selesai dan tertawa terbahak-bahak.
"Ga usah akting di sini kali cak, aku tau kamu pasti lepas nangis lagi kan? Udah aku bilang jangan nangis kan. Makin dendam nih aku ama mantanmu itu." Balas dian dengan penuh amarah yang tak pernah padam.
"Ya udah kalik, biarin aja dy. Ak niatan jadian ama si rambut lepek itu. Mungkin dy bisa ngobatin rasa sakit hati ak," timpal lista sambil menutup hpnya.
"Ya ampun, anak yang ga ada ganteng-gantengnya. Tapi, terlihat songong itu??? Kamu sehat kan???" Tanya dian penasaran sambil memasukkan payung kecilnya ke dalam tas ransel paling lengkap sedunia perkuliahan.
"Biarinlah aku coba dulu, daripada pacaran ama cowo ganteng, aku diginiin sampe sakit banget rasanya. Percaya deh, aku ga bakal nangis ama si rambut lepek itu, ga mungkin juga aku bakal cinta ama tuh orang." Alista menjelaskan seolah semua kata-katanya akan berjalan sesuai keinginannya. Mungkin emosi membuat dia lupa tentang kuasa Tuhan yang mampu membolak-balikkan hati manusia.
"Aku takut kamu jatuh cinta sama dia cak," balas dian dengan penuh tawa bahagia melihat temannya mau untuk memulai hubungan baru lagi.
Si rambut lepek adalah laki-laki yang tidak tenar di kampus, namun dia memiliki beberapa kesombongan karena orangtuanya yang pejabat dan IPKnya yang cukup tinggi di fakultas. Dia sudah pernah berusaha mendapatkan Alista sebelumnya, namun dengan jujur Alista mengatakan bahwa ia mencintai orang lain. Nah, hari ini, tepat ulangtahun Alista tanggal 19 April, si rambut lepek kembali menyatakan cintanya. Ia sudah tahu pasti diterima karena pacar Alista sudah memutuskannya demi wanita lain yang selalu ada katanya buat tuh cowok. Maklum, Alista adalah anak yang cukup rajin dan memenuhi kegiatannya sebaik mungkin. Organisasi, sanggar, komunitas, ngajar les, sampai mengajar di pelosok ia jalani agar waktunya tidak terbuang sia-sia. Jadi, waktunya habis untuk hal lain yang lebih bermanfaat. Namun, menjadi momok juga untuknya karena harus siap ditinggalkan dengan laki-laki yang ia sayangi.
Waktu terus berlalu, Riki dan Alista makin langgeng dan selalu tertawa bersama di kampus bahkan dimana saja. Mereka terlihat sebagai pasangan yang sangat bahagia. Hingga akhirnya acara wisudapun menjadi acara perpisahan bagi kedua sijoli itu. Alista yang harus bekerja dekat dengan orangtuanya sebagai seorang guru swasta di sekolah ternama dan terbesar sekotanya. Sedangkan Riki bekerja di kantor pemerintahan sebagai PNS.
Jarak mulai membuat mereka yang jarang bertemu menemui titik jenuh pada hubungan yang seharusnya tidak pantas dijalani lagi. Alista pun semakin sibuk sehingga sering lupa merayakan hari ultah, hari jadian, bahkan semua hari besar kebahagiaan hubungan mereka. Riki makin tidak bisa juga mentolerir semua kegiatan Alista yang sangat berlebihan. Sejujurnya, Alista menjalani hubungan bersama Riki layaknya seorang teman jalan dan teman untuk curhat saja. Sedangkan Riki berbeda, ia menganggap lebih bahkan sudah mulai menabung untuk melamar Alista. Memandang umur mereka berdua yang sebenarnya sudah tidak muda lagi. Apaboleh di kata, rasa bosan Alista menjadi-jadi dan sibuknya pun makin menjadi-jadi. Riki akhirnya memutuskan hubungannya dengan Alista. Alista sangat bahagia diputuskan oleh Riki karena merasa dibebani dengan kemarahan Riki yang tak henti setiap hari. Tak berlangsung lama, Alista memiliki tambatan hati yang baru. Namun, masalah yang sebelumnya ketika bersama Riki muncul lagi. Alista sibuk dan terus dimarahi oleh pacar barunya. Padahal mereka juga sudah merencanakan untuk menikah, semakin stres Alista dibuatnya. Ia kebingungan untuk memutuskan hubungan yang sudah terlampau jauh karena menyangkut orangtuanya. Sampailah pada reuni kampus angkatan yang dihadiri ribuan alumni, Alista datang bersama sahabat tersayangnya.
"Uy, nyet, lo tau ga si Riki udah pindah kerja, terus dia udah punya pacar baru, kalah cantik lu," jelas Dian sambil mengejek temannya.
"Gilak loh, masak si rambut lepek punya pacar baru?" Alista seolah tidak percaya dan mulai merasa air matanya ingin jatuh dengan deras. Alista langsung berlari mencari toilet.
"Apa-apaan ini, aku nangis dengar Riki punya pacar baru? Ya ampun, aku ini wanita apaan sih?" Gumam lista dalam hati dengan air matanya yang terus mengalir.
Tak sanggup menahan tangis dan mukanya yang mulai membengkak, akhirnya Alista memilih cepat pulang untuk menenangkan hatinya  dan memastikan apa yang terjadi pada dirinya.
Sudah 3 bulan lebih Alista sering menangis tanpa mengenal tempat dan waktu. Orang sekitarnya keheranan dan tak habis pikir melihat keadaan Alista yang aneh. Ia sering menangis sambil bekerja dan langsung lari ke toilet. Di kapal pun, dalam perjalanan untuk pekerjaan, ia dengan mudah menangis tersedu-sedu tanpa henti sampai harus zikiran dan mengaji baru ia merasa lega. Alasannya selalu sama, ia teringat dengan Riki. Sesungguhnya Allah Maha Membolak-balikkan hati manusia. Alista terus merasakan sakit dan perih mengetahui Riki yang tidak sendiri lagi. Berbulan-bulan, ia harus menangisi kepergian Riki dan kegalauannya karena tak ingin menikah dengan pacar barunya yang pasti akan menghasilkan masalah yang cukup besar. Jika ia terima untuk menikah, maka hatinya akan hancur, jika ia tidak terima, maka untuk kesekian kalinya ia menyakiti hati orang lain lagi.

Minggu, 09 September 2018

Ibu, Aku Hijrah

Semangat jombloπŸ˜πŸ˜œπŸ˜‹

Akan aku biarkan penyesalan demi penyesalan menghampiriku hingga habis tak tersisa. Agar ketika waktuku datang, aku telah disucikan dari dosa di masa lalu. Tak akan pernah cukup tangisku yang tiap hari menetes bagaikan hujan yang kadang gerimis dan terkadang lebat membanjiri telekungku saat menghadapNya. Ada yang mengatakan "Jangan bersedih, Allah maha pengampun lagi maha penyayang". Sungguh ini bukan tentang kesedihan, tapi bagaimana aku menjalani hari di tengah ribuan duri namun aku masih bisa tertawa bahkan berlumur dosa. Sedang sekarang, aku tepat sampai di tujuan. Namun, seolah disuguhi dengan kenangan lama dan ribuan penyesalan yang tak ada ujungnya. Hingga nafasku terhenti dan tidak lagi bersama bersama waktu yang dianggap orang sebagai uang, aku tetap akan berada pada kenangan itu. Kenangan yang mengajariku bahwa "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya". Banyak orang yang mengatakan aku terlalu berlebihan, apakah salah berlebihan dalam mencintaiNya. Allah mencintaiku sedari aku kecil. Diberikan kepadaku kepintaran, paras yang menarik, sahabat yang baik, dan keluarga yang berkorban banyak untukku. Tapi, apa yang aku lakukan selama hidupku? Aku pacaran, aku menggosip, aku menyontek, aku menyakiti hati orang lain, dan bahkan membuat keluargaku terkadang kecewa.

Hidupku terlalu indah jika dibanding yang dulu. Ketika pertama kali aku kehilangan orang yang sangat aku sayangi, bahkan tempat aku menggantungkan ribuan harapanku di masa depan. Ya, dia IBUKU. Kau tahu? Saat menyebut "ibuku" hati ini menangis, menjerit, bahkan tak terkontrol. Aku sangat frustasi tapi selalu tak bisa menangis. Berbulan-bulan aku tak bisa menangis sepeninggal ibuku. Entah apa yang terjadi kepadaku. Yang aku tau ketika itu, aku hanya menangis karena terpaksa. Saudara kandungku menangis menjerit-jerit, tak mungkin aku hanya diam seolah bahagia ditinggalkan. Apa ada manusia yang bahagia ditinggalkan tempat dia bergantung hidup selama ini? Jikapun ada, jelas itu bukan aku. Aku ingin menangis, tapi tak bisa. Dan sebulan sepeninggal ibuku, aku tahu, aku sadar bahwa aku tidak menangis karena tidak percaya bahwa ibuku telah meninggal. Sebulan akhirnya aku belajar percaya, bahwa ibuku telah tiada. Ia tak lagi bersamaku. Ia tak lagi menyuci bajuku yang kotor setiap pulang sekolah. Ia tak lagi memintaku membantunya mencuci piring di dapur. Ia tak lagi membantuku meminta izin kepada abah untuk ikut kegiatan ekskul. Ia tak lagi ada.

Tepat 10 tahun ibuku meninggalkanku. Allah memberikan kesempatan untukku melihat dengan baik dan jelas kuburan ibuku. Tapi apa yang terjadi? Sesampaiku di sana. Aku benar-benar tidak bisa membaca Al-Quran untuk ibuku. Yang bisa kulakukan hanya menangis di depan makam ibuku. Tak bisa berkata apa-apa. Hanya menangis. Sedari sampai, hingga pulang menuju rumah, yang kulakukan hanya menangis dan meratap. Bukan aku tak ikhlas. Aku hanya tak percaya. Waktu berlalu begitu cepat. Ibuku meninggalkanku padahal ia adalah tempat satu-satunya aku menggantungkan harapan.

Akhirnya abahpun mampu menjadi ibu yang baik untukku. Aku telah S1 seperti keinginan ibuku walau di tempat yang berbeda dari keinginan ibuku. Ibu selalu ingin aku kuliah dengan jarak yang kapan saja bisa ia jangkau, karena aku tau pasti maksudny agar dapat mengontrol anaknya yang nakal. Yah aku memang nakal ketika kuliah, tapi nakalku karena baru menginjak masa pubertas yang selalu dirasakan orang ketika SMP. Sedang aku merasakan puber ketika kuliah. Tak apa sekiranya terlambat, yang penting aku selamat. Aku tak mengecewakan mereka. Bahkan kini hari-hariku akan dihiasi dengan tangis. Tangis bahagia, bahwa aku akan membalas cintaMu sepanjang hidup dan matiku. Tak akan lagi kecewa menjadi cerita dalam hijrahku.

Aku ikhlas dan aku pasrah akan ketentuanMu. Sekalipun nanti, keinginan hatiku tidak tercapai. Paling tidak, matiku dalam hijrah dan jihad. Aamiin

Sabtu, 09 Juni 2018

Rapuh

Kini, aku bagai ranting kayu yang kapan saja bisa rapuh, dimakan rayap, dan jatuh ke tanah untuk menikmati masa depan yang akan jauh berbeda. Dulu, aku hidup dengan layak, daun yang menghijau, dahan yang kuat, akar yang kokoh, dan tanah yang subur. Walau sesekali binatang mengganggu kehidupanku, aku tetap hidup dengan baik. Kini jelas berbeda. Setiap makhluk hidup memiliki masanya masing-masing untuk berbahagia maupun menderita. Tapi, percayalah, hidup tidak sekedar bahagia dan menderita, masih ada Allah yang Maha Kuasa, Maha Pengasih yang memberi kasih lebih baik dari apapun jua. Lalu, apa yang harus disesali? Hidup silih berganti, menampilkan warnanya sendiri. Apakah itu terjadi tanpa izin Allah? Tidak. Semua atas izinNya. Suatu saat nanti, saat aku rapuh, dimakan rayap, dan jatuh ke tanah, masih ada cerita indah yang Allah akan berikan, tentang hidupku yang bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Layaknya kayu yang akan hancur di tanah menjadi pupuk bagi tanaman lainnya, menjadi makanan bagi binatang, bahkan menjadi kayu bakar bagi kehidupan manusia. Hiduplah dengan bersyukur dan selalu mengingat Allah. Karena kepadaNya kita meminta dan kepadaNya pula kita kembali.

Apa yang aku rasakan kini adalah akibat dari perbuatanku dulu. Apa yang aku nikmati kini, juga merupakan hasil dari apa yang aku usahakan dulu. Hebat. Sungguh hebat. Seorang manusia yang sangat berbahagia saat keinginannya dikabulkan Allah, kemudian ia menangis tersedu-sedu dalam gelapnya malam karena keinginannya yang telah dikabulkan. Betapa anehnya hati ini, tak pernah mensyukuri nikmat Allah, memangnya ia tahu apa yang terbaik di mata Allah? Pandangan Allah dan manusia jelas sangat jauh berbeda, karena sesungguhnya Allah yang mengatur segalaNya. Hari ini hancur berkeping-keping, tiba-tiba besoknya dapat durian runtuh, hadiah yang nilainya tak terhingga. Begitu sebaliknya. Hiduplah dengan layak dan selalu berbahagia. Selalu ingat bahwa Allah tidak merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Alhamdulillah untuk nikmat Allah yang begitu indah. Alhamdulillah untuk rasa sakit yang Allah beri agar aku kuat di masa depan. Alhamdulillah untuk kebahagiaan yang Allah beri agar aku selalu bisa berterimakasih dan menjadi orang yang bersyukur.

Jujur, aku tidak mau hal yang aku alami, dialami oleh orang lain. Aku takut kalian putus asa dan hancur sendiri karena kurangnya rasa bersyukur dan kurangnya arti menghargai. Teruntuk semua wanita di dunia ini. Hargailah apa yang kamu miliki hari ini, bisa jadi apa yang kamu miliki hari ini kapan saja bisa hilang tanpa abu dan debu. Dan saat itulah kamu akan sadar, betapa berharganya apa yanh kamu miliki saat itu, betapa berharganya apa yang kamu sia-siakan dulu. Dalam banyaknya hari yang kulewati, aku selalu berdoa tentang banyak hal yang mungkin tidak akan dikabulkan Allah sampai aku diperlihatkan sendiri betapa hal itu tidak baik untukku. Ya Allah, sesungguhnya sangat besar kuasaMu, sangat indah kenangan-kenangan yang hamba lewati, sangat berharga semua kesempatan yang Kau berikan. Alhamdulillah tiada terkira. Semua kenangan yang indah itu akan hilang dengan caraku sendiri. Hari akan kembali cerah, tak akan gelap seperti ini, aku akan selalu tertawa seperti biasa, menikmati indahnya dan beruntungnya nafas yang masih Allah beri. Aku akan menikmati cinta yang sesungguhnya bersamaMu, Allahku. Tiada cinta yang paling sempurna dan tak akan pernah meninggalkanku, sepertiMu😘😘😘😘😘

Senin, 22 Januari 2018

Kembar Alay

Aku berlalu seperti biasa sepulang mengajar dari kelas 7G. Kembar alay itupun sudah pasti menghampiriku setiap selasa sore.
"Bu, Selasa Bu, Selasa," teriak mereka sambil menundukkan kepala seolah menegur sapa.
Aku mengiyakannya dengan mengangguk seolah tak lupa bahwa setiap selasa kami akan melakukan kegiatan menulis seperti semester sebelumnya. Terkadang aku bangga dengan mereka yang selalu mencariku untuk menulis bersama sekalipun sebenarnya tidak ada hasil tulisan full yang telah kami buat. Sekedar angin yang berlalu begitu saja, seperti itu pula kegiatan kami pada semester yang lalu. Tapi, aku percaya tentang kekuatan Tuhan yang akan selalu mempermudah keinginan yang baik. Keinginan untuk berbagi dengan sesama. Keinginan untuk saling bersilaturahmi mencipta tawa tanpa berfikir hal ini membosankan.


Kamis, 27 Juli 2017

Anak Kesayangan

Entah harus dimulai dari mana caranya aku untuk bercerita. Aku sadar tintaku sudah lama mati ditelan naruto ketika negara api menyerang. Huft naruto lagi😜 jujur saja aku mampu menulis naruto di blogku karena anak kesayangan yang baru saja kumiliki. Setiap pelajaran berlangsung ada saja celetukan yang dia buat, baik itu lucu hingga membuat seisi kelas jungkir balik (zzz tidak mungkin) ataupun yang garing sampai-sampai semua siswa harus menatapnya sinis. Percayalah, namanya tidak seindah orangnya. Sejatinya semua laki-laki itu tampan, sedangkan dia??? Juga tampan pastinya, hanya sajaaaa .........tiiiiiitttttt sensor..... Aku sangat menyukai celetukan yang dia buat sekalipun garing. Karena itulah yang membuat kelas terasa bermakna sekali. Anak-anak tidak hanya sekedar belajar, tapi juga mampu tertawa puas tanpa harus dimarahi sejadi-jadinya karena celetukan yang mengundang tawa. Dulu, sebelum wonder women tayang di TV, aku dan segenap jajaran sifat yang merajai tubuhku terbiasa sangat tegas (suka emosi jiwa wkwkwkkwk) pada anak yang tidak sesuai harapan dan nakal suka buat kelas ribut. Ampun DJπŸ˜’ . Tapi itu dulu, sekarang saatnya berevolusi. Belajar menjadi orang yang mampu menghargai anak-anak pemimpin masa depan. Kita tidak tau tentang masa depan, bisa jadi ketika dewasa nanti, mereka lebih pantas dan lebih maju dalam memimpin negeri kita tercinta. Bahkan, mungkin lebih mampu dalam mendidik anak-anak masa depan. Semua berawal dari siapa??? Dari guru-guru yang penuh rasa kasih dan tanggungjawab juga pastinya. Tidak perlu kita berfikir keras dalam mengajar agar mereka berubah, tapi jalanilah tanggungjawab dan buatlah mereka nyaman bersama kita. Terkadang, ketika melihat suasana belajar mulai membosankan atau terlampau banyak penjelasan, maka saya akan mulai mengganti metode tadi dengan metode murid pemegang kendali. Jika mereka berisik, maka mereka mendapat pengurangan nilai. Jika mereka menjawab,maka mendapat tambahan nilai. Anak-anak sangat antusias menyambut soal-soal yang akan disebutkan. Ada yang mengangkat tangan sebelum soal selesai padahal tidak tau jawabannya, ada juga yang mengangkat tangan karena sudah mempersiapkan diri dengan baik agar mendapat tambahan poin. Andai saja dunia ini dipenuhi guru-guru kreatif dan inovatif pasti belajar adalah hal yang paling ditunggu-tunggu, bukan momok yang hanya mampu menakuti semua orang. Apalagi suatu hal yang mampu membuat orang menyerah dan tidak mampu berdiri dengan tegak.

Selasa, 27 Desember 2016

Long time no see my blog...
rindu
rindu
rindu

Hai Jombles,,,
Sehat-sehat aja kan? seperti biasa aku ceritakan berita bahagia kali ini. Sekarang Alhamdulillah aku diterima disebuah sekolah ternama terakreditasi A dengan fasilitas lengkap plus kolam renang , GOR dan sebagainya. Tapi jujur aja pertama kali masuk GOR sekolah ya ampun AC alami binggo.
Tau sendiri aku ga pernah masuk GOR sejak dari kuliah. Huahhhhhhh panasnya ampun.
Alhamdulillah setiap cerita yang aku bagikan berbuah luar biasa. Bayangkan saja sekarang aku sudah memiliki kerjaan yang gajinya di atas orang yang menggunakan baju dinas coklat dan selalu lewat depan rumah kakakkakakka.
Keirian aku pada kalian yang bekerja dengan menggunakan seragam dinas sekarang benar-benar hilang huft. Karena soal gaji jelas yah ga bakal aku sebutin Alhamdulillah luar biasa. Hari ini masih sama dengan kemarin ya mblo. Wah harus pake kata semangat jomblo dulu kayaknya biar kerasa blog ini emang khusus para jomblo kakakkakakakka.
HIDUP JOMBLO...
Hai yang cantik dan ganteng yang masih jomblo. Dengan menggunakan gadget kita adalah seorang yang paling hebat, narsis, bahagia dan menakjubkan di pandangan semua kalangan. Kalangan di luar Jomblo lah jelasnya.Acia-cia ngenes si jomblo hahhahha.
Terus terang saja mejadi jomblo terkadang menyedihkan kalo emang tidak berteman gadget. Tapi tenang saja, banyak blog yang bisa kita baca dengan jutaan cerita seru dan selalu menyentuh hati. Dulu waktu aku kecil, aku adalah anak yang paling disukai kalangan teman cowok sepantaranku. Kenapa begitu? bukan karena aku cantik, badai seperti sekarang hihi tapi dikarenakan hobiku sepak bola. alhasil setiap sore aku akan bertemu mereka dan bermain layaknya sepak bola handal. aku biasa ga main tuh jaga gawang. aku adalah pemain andalan yakni penyerang yang memasukkan bola ke gawang lawan. gayaku yang selalu pemberani namun pendiam pastinya membuat kakiku penuh luka dan ga ada cantik-cantiknya. dengan kulit coklat matang, mata sipit, bibir kecil dan agak udik dengan baju lusuh tanpa waktu. Ibuku mungkin sudah kehabisan akal denganku yang sulit makan dan main layaknya anak laki-laki pemberani. layaknya aja loh, aku tetep cewe yang suka ama cowo. pertama kali aku menyukai lawan jenis ketika umurku belasan tahun pastinya ya mblo.
Ketika itu aku adalah seorang anak cewe cukup tenar di kalanganku, karena gen Ibuku tepat masuk ke dalam badanku secara lahiriah berupa kepintaran dalam beberapa hal. jadi tak heran ya kalau temanku yang yah lumayan tenar-tenar. tenar apa adanya maksudnya ya bukan yang alay badai kakakkaka.dengan apa adanya kuarungi panggung sandiwara ini sampai ke titik paling sempurna dari Allah yakni bekerja di sekolah mehong alias mahal yah cin. yang aku suka dari sekolah ini, mereka selalu berusaha menaikkan standart dari satu tahun ke tahun berikutnya. buku-buku un silih berganti demi penaikan standart yang bagi aku sendiri sedikit masuk dalam kategori terjun payung. adrenalin binggo. bagi aku tidak semua anak mampu mengikuti pelajaran yang yah tidak mudah karena belum diumurnya namun sudah dipelajari. tapi namanya juga sekolah terakreditasi A dan masuknya aja tes. jangankan kalian yang murid, saya aja yang gurunya ake tes dulu. tidak banyak juga murid yang tidak bisa masuk ke sekolah ini. jangan coba masuk kalo situ belum masuk kategori intar deh. entar ujung-ujungnya juga nyari les sana -sini demi nilai.
okkay sampai di sini.
jangan lua jaga sholat ya mblo biar dunia akhirat lo agak beda kakakkaka. di dunia jomblo,,, di akhirat ada pangeran terganteng sesuai keinginan kita dikasi gretongan ama Allah... aminnnnn



Selasa, 27 Oktober 2015

Laki-laki mimpiku

Ada sesuatu yang membuatku sangat aneh dan susah untuk memikirkanya dalam keadaan apapun jua. Bayangkan saja jika kamu pernah memimpikan seseorang yang sama sekali tidak pernah kamu kenal namun selalu masuk ke dalam mimpimu dalam dua keadaan yakni di saat kamu senang dan sedih. Terutama di saat kamu menitikkan air mata dan kemudian Allah memasukkannya ke dalam mimpimu. Dan jujur saja aku tenang saat memimpikannya. Namun terkadang aneh, karena kami sama sekali tidak saling kenal namun jelas terlihat dia selalu memperhatikanku dengan sangat.

Untukmu laki-laki mimpiku, terimakasih karena masuk ke dalam mimpiku. Membawaku pada suasana baru yang menyatakan bahwa aku masih memiliki seseorang yang selalu memperhatikanku tanpa harus saling mengenal. Yah walau ini mimpi, namun ada kenangan yang tersimpan di dalamnya. Aku tak tau siapa kamu, namun aku masih menyimpan harapan untuk mengenalimu dekat dan pekat suatu hari nanti.

Ada yang menyatakan mimpi hanyalah bunga tidur, namun jika dia selalu masuk dalam mimpimu dalam sedih dan sepinya malam, apakah ini masih menjadi bunga tidur yang indah dan hanya pantas untuk dilupakan? Rasanya tidak adil jika aku melupakannya begitu saja.

Pasti indah jika kamu masuk dalam dunia nyata dan selalu memeluk bidadarimu dalam kejauhan. Mimpi

Mimpi

Mimpi

Dan inilah kamu yang selalu datang dalam mimpiku.